info [at] wihara.org Chat Whatsapp Chat Telegram


Iklan anda ada di sini. Mau? Ads

Sembahyang Dewa Dapur《祭灶节》

Beranda / Sembahyang Dewa Dapur《祭灶节》
  Jan 17, 2020     Admin Wihara  

Dalam kebudayaan tradisional Tionghoa, bagi sebagian kalangan masyarakat keturunan yang masih percaya mengganggap bahwa setiap pada tanggal 24 bulan 12 tahun penanggalan Imlek adalah “Hari Dewa Dapur” atau lebih dikenal dengan sebutan Cao Kung Kong/Zhao Shen.

Siapa sebenarnya Dewa Dapur 《灶君; Zào jūn》 atau dalam dialek Hokkian disebut Cao Kung Kong itu? Dikisahkan dalam legenda, Dewa Dapur dikirim dari Surga ke Bumi oleh Kaisar Langit. Dewa Dapur bertugas untuk memantau perilaku dan mencatat perbuatan manusia sehari-hari, baik perbuatan yang baik maupun perbuatan yang buruk.

Setiap tahun, sang Dewa Dapur akan naik ke kahyangan dan melapor kepada Kaisar Langit tentang semua kebaikan dan keburukan yang diperbuat oleh manusia, terlebih untuk keluarga yang diawasinya sepanjang tahun tersebut.

Oleh karena itu setiap rumah tangga yang ada tempat sembahyang kepada Dewa Dapur akan membuat upacara persembahan kepada sang Dewa Dapur pada tanggal tersebut dengan tujuan untuk mengantar Dewa Dapur naik ke Langit. Sembahyang kepada Dewa Dapur ini juga sebagai tanda bermulanya sambutan perayaan Tahun Baru Imlek.

Menurut legenda, Dewa Dapur itu berasal dari jaman Dinasti Qing (1644 ). Saat itu Kaisar melihat ternyata dapur merupakan tempat berkumpulnya para dayang wanita; dimana dari sana sering berkembang gosip dan fitnah di lingkungan istana, sehingga kemudian menyebar keluar dan mempengaruhi ketentraman masyarakat lingkungannya.

Karena itu Kaisar kemudian menitahkan bahwa setiap rumah warga di dapurnya harus dipasang Dewa Dapur. Diedarkan titah yang isinya bahwa Dewa Dapur akan mengawasi, serta mencatat semua omongan serta kegiatan di dapur setiap harinya, lalu pada tanggal 24 bulan 12 Imlek (pukul 11.00 Tengah malam 23 bulan 12 Imlek) Dewa Dapur akan naik ke langit menemui Kaisar Langit (Yi Huang Ta Ti), untuk melaporkan semua catatannya mengenai keluarga yang dia awasi.

Upacara sembahyang menyambut Dewa Dapur dilakukan sekitar tengah malam menjelang tibanya tanggal 4 (subuh). Tujuan upacara sembahyang ini adalah untuk menyambut kembalinya sang Dewa Dapur dari Istana Langit karena telah selesai membuat ‘Laporan Tahunan’ kepada Kaisar Langit (Yu Hwang Shang Di); untuk selanjutnya kembali bertugas mengawasi jalannya Kehidupan di Dunia ini.

Bagi umat yang masih menjalankan tradisi sembahyang menyambut Dewa Dapur ini, mereka sangat percaya bahwa di hari baik inilah Dewa Dapur yang baru turun dari Langit akan membawa banyak Berkah yang akan dibagi-bagikan kepada manusia di bumi.

Ritual mengantar dan menyambut Dewa Dapur ini digelar setiap tahun untuk menyambut Imlek. Seperti kata pepatah, “Ketika Dewa Dapur menyebarkan kata-kata yang baik di Surga, Bumi akan menjadi damai“. Istilah ini sudah tersebar luas di kalangan orang Tionghoa.
❤️上天言好事❤️回宫降吉祥❤️

Admin Wihara

Wihara.org

Great Western Resort 2915-AB
Tangerang - Indonesia

Chat Whatsapp
Chat Telegram
info [at] wihara.org

Powered by:

NeyBee - Membuat Bisnis Online Semudah 123. Sekarang membuat bisnis offline anda menjadi online semudah 123 PLUS Mejeng di Play Store NeyBee

 

Aplikasi Android Powered by:

Tatap Muka Digital Indonesia:

  Introduction

Wihara.org - Listing lokasi wihara dan acara acara yang di adakan di wihara tersebut. Apabila anda adalah pengurus atau umat wihara anda bisa memanage wihara anda di wihara.org.
Silahkan email kami info [at] wihara.org