Kelenteng Tek Hay Kiong berdiri sejak tahun 1760 dan menjadi saksi perjalanan sejarah warga keturunan Tionghoa di Kota Tegal. Saat itu namanya masih Kelenteng Cin Jin Bio.
Kelenteng Tek Hay Kiong awalnya dibangun oleh kapitan pertama di Tegal bernama Souw Pek Gwan. Pada tahun 1837, kelenteng ini mengalami restorasi besar-besaran dan berubah nama menjadi Kelenteng Tek Hay Kiong.
Nama Tek Hay Kiong diambil dari nama kapten keenam Kota Tegal, yaitu Tan Koen Hway. Restorasi ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan kelenteng sebagai tempat ibadah dan juga sebagai simbol keberagaman budaya di Kota Tegal.
Dewa yang dipuja dari awal juga masih sama Kongco Tek Hay Cin Jin atau dikenal dengan nama Kwee Lak Kwa
Kelenteng Tek Hay Kiong belum mengalami perubahan lagi setelah renovasi terakhirnya, pada 1837.
Artefak berusia di atas 100 tahun juga masih tersimpan dan terawat rapi di dalam kelenteng.
Antara lain seperti prasasti pendirian Kelenteng Tek Hay Kiong setelah renovasi oleh Kapitan Tan Koen Hway.
Kemudian ada syair pujian untuk dewa dan gambar bercerita di dinding.
Share on